Minggu, 20 April 2014

Tugas Observasi Psikologi Pendidikan


Kelompok 1 from khairunissa13015

Kelompok 1
Ketua              : Naomi Irene Apdika Manalu         (131301121)
Anggota          : 1. Khairunnisa                                (131301015)
                          2. Iin Novita Sari Bakri                  (131301033)
                          3. Eprida Tri Wahyuni Sianipar   (131301065)
                          4. Kartika Siregar                          (131301083)
                             
I.                   Profil Sekolah
1.      Nama sekolah                          : SMPN 10 Medan
  1. Alamat Sekolah                       : Jln. Jamin Ginting, km 4.5 Medan
  2. Uang Sekolah                          : Menggunakan dana BOS ( tidak membayar uang sekolah)
II.                Laporan Observasi
  1. Profil Kelas                 : Kelas 7b, jumlah murid 22 siswa
  2. Tanggal Observasi       : Kamis, 03 April 2014
  3. Lama Observasi          : 40 Menit. Mulai pukul 14.20 – 15.00 WIB.
III.             Poin-Poin Hasil Laporan Observasi

Ø  Di kelas
      Mata pelajaran       : Matematika
      Pengampu             : K. H. Simarmata
      Jumlah Siswa        : 22 Orang
      Luas kelas             : 7x9 m

Ø  Cara Berbicara            :  Guru yang mengajar sangat kreatif dalam menjelaskan materi, sehingga dapat membuat suasana menjadi lebih menyenangkan.
Ø  Sorot tatap mata          :  Guru memperhatikan seluruh murid dengan seksama ketika beliau mengajar. Sehingga, saat proses belajar mengajar siswa/I  tidak ada yang bermain-main.
Ø  Setting Ruangan Kelas
Tata Letak Ruangan                : luas setiap ruang 7x 9 m
Alat-alat Belajar                      : Papan tulis, spidol, penghapus papan tulis, penggaris besar.
Perabotan yang ada di kelas   : Meja, kursi, foto presiden, foto wakil presiden, gambar burung   garuda, lemari, vas bunga, taplak meja,  nama-nama ibu kota di dunia. 
Ø  Setting Lokasi
Jumlah kelas                            : 38 kelas
Rumah ibadah                         : 1 buah Musholla
Laboratorium Bahasa              : 1 buah
Laboratorium IPA                   : 1 buah
Laboratorium computer          : 1 buah
Lapangan Basket                    : 1 buah
Terdapat lapangan yang disekitarnya ditanami pohon – pohon.
IV.             Teori Belajar
¢  Pembelajaran merupakan pengaruh permanen atas perilaku, pengetahuan, dan keterampilan berpikir, yang diperoleh melalui pengalaman.
¢  Pada saat observasi, siswa/i sedang belajar Matematika yang diajarkan oleh Bapak K. H. Simarmata dengan judul pelajaran “Sudut”.
¢  Guru banyak memberikan pertanyaan kepada murid ketika sedang mengajar dengan tujuan agar murid memiliki keinginan yang lebih untuk belajar matematika.
Cara Mengajar Yang Efektif : Pengetahuan dan Keahlian Profesional
¢  Penguasaan materi pelajaran
¢  Strategi pengajaran
¢  Penetapan tujuan dan keahlian perencanaan instruksional
¢  Keahlian manajemen
¢  Keahlian motivasional
¢  Keahlian komunikasi
¢  Bekerja secara efektif  dengan  murid dari latar belakang kultural yang berlainan
¢  Menurut kelompok kami, guru yang mengajar memiliki kemampuan dan keahlian yang profesional yang sesuai dengan cara Mengajar yang efektif. Beliau menguasai mata pelajaran yang diajarkan, berkomunikasi dengan murid dengan baik, dan mampu mengajar dengan murid yang terdiri dari berbagai macam latar belakang.
Teori Kognitif Sosial Bandura
¢  Teori kognitif sosial Bandura adlah teori yang menyatakan bahwa faktor sosial dan kognitif dan juga faktor perilaku memainkan peranan penting dalam pembelajaran.
¢  Self – efficacy adalah keyakinan bahwa seseorang bisa menguasai situasi dan menghasilkan hasil positif
¢  Pada saat proses belajar mengajar terjadi, tidak semua siswa memperhatikan guru degan baik. Namun lebih banyak yang memperhatikan guru tersebut.
¢  Para siswa yang memperhatikan guru dengan baik akan mengerti apa yang diajarkan oleh guru, sehingga ketika guru memberikan soal mengenai pelajaran yang diajarkan, mereka bisa menyelesaikannya.
¢  Siswa yang tidak memperhatikan guru dengan baik, ketika guru memberikan soal, mereka hanya bisa mencontek pekerjaan teman yang duduk disebelahnya.
V.                Perencanaan Pembelajaran Teacher –Centered
¢  Menciptakan sasaran behavioral yaitu pernyataan yang menyatakan perubahan dalam perlaku murid untuk mencapai tujuan kinerja yang diharapkan.
¢  Menganalisis tugas yaitu memecahkan tugas yang kompleks yang dipelajari murid menjadi komponen-konponen
¢  Menyusun taksonomi intruksional
¢  Pada saat proses belajar mengajar dikelas, guru lah yang menjadi pusat.
¢  Pada saat guru menerangkan, guru menerangkan dengan jelas dan kemudian memberikan contoh mengenai pelajaran sudut.
¢   Setelah selesai menerangkan satu jenis sudut, guru menyuruh siswa untuk menggambar sudut yang beliau tanyakan.
¢  Ketika ada murid yang tidak bisa mengerjakannya, beliau menyelesaikan soal tersebut di depan kelas.
VI.             Kesimpulan Hasil Observasi
Dari observasi ini, kami kelompok satu menyimpul kan bahwa di kelas yang kami observasi telah mengerti apa itu pembelajran. Guru  menerapkan proses belajar dengan teacher – centered degan baik. Sebagian murid juga telah memiliki Self – efficacy, namun ada sebagian yang tidka memilikinya. Para siswa yang memiliki Self – efficacy yang baik akan mudah menyelesaikan soal yang diberikan oleh guru dengan baik karena ia telah memperhatikan guru dengan baik.
VII.          Testimoni
¢  Kartika
    Menurut saya, observasi ini sangat seru. Bahkan sangat-sangat seru sekali. Karena, pada saat observasi kita bisa meneliti bagaimana sebenarnya proses belajar dan mengajar ketika duduk di bangku kelas 7.
¢  Khairunissa
    Menurut saya, kegiatan observasi ini membantu saya untuk memahami bagaimana proses belajar mengajar di kelas 7 yang kami masuki. Pada awalnya memang canggung ketika memasuki kelas. Namun setelah lima menit berada didalam kelas, saya sudah tidak canggung lagi dan berani untuk berkomunikasi dengan para siswa.
¢  Iin
Menurut saya, setelah melakukan observasi ini, saya mendapat pengalaman yang baru, walaupun proses observasi hanya empat puluh menit. Saya merasakan bagaiman meyakinkan orang yang tidak saya kenal dan orang tersebut juga tidak mengenal saya untuk mempercayai kami mengobservasi sekolah. Saya dan kelompok juga mendapat pelajaran yang baru dari guru yang mengajar. Saya merasa bangga bisa mengikuti mata kuliah Psikologi Pendidikan.
¢  Eprida
            Menurut saya, observasi ini sangat menyenangkan karena bisa melihat proses belajar mengajar dikelas. Pada saat observasi, saya dapat mengamati bagaiman respon murid terhadap guru yang mengajar dan bagaimana guru mengajari muridnya agar bisa mengerti tentang pelajaran sudut. Guru mengajari muridnya dengan baik dan membuat proses belajar mengajar dengan aktif yaitu dengan memberikan pertanyaan mengenai pelajaran yang mereka pelajari saat itu.
¢  Naomi
Menurut saya, observasi ini membantu saya agar mudah memahami mata kuliah psikologi pendidikan dengan mengamatinya secara langsung. Awalnya memang deg-degan apalagi pada saat meminta ijin untuk mengobservasi sekolah yang kami tuju. Namun pada akhirnya semuanya dapat terlaksana dengan baik.

VIII.       Dokumentasi
     


Tidak ada komentar:

Posting Komentar