Dalam dunia pendidikan, guru memegang
peranan penting dan strategis. Sebagai pengajar, pendidik dan pelatih para
siswa, guru merupakan agen perubahan sosial (agent of social change) yang
mengubah pola pikir,sikap dan prilaku umat manusi menuju kehidupan yang lebih
baik, lebih bermartabat, dan lebih mandiri. Melalui arah pendidikan dan
peningkatan kualitias guru hendaknya
diorientasikan pada poembentukan guru yang efektif, yaitu guru yang mau dan mampu mendayagunakn segenap potensi
internal maupun eksternal secara optimal untuk mencapai tujuan pendidikan.
Menurut moh. Uzer usman (1992:4) guru
merupakan profesi,jabatan dan pekerjaan yang memerlukan keahlian khusus, maksud
dari guru sebagai profesi adalah orang yang tugasnya mengajar, mendidik dan
melatih peserta didik dalam pendidikan formal, disini guru yang efektif dan
powerful sangat ditunjang oleh kemampuan sikap diri yang positif dan pribadi
yang baik sehingga mampu menciptakn
situasi belajar yang kondusif
Seorang
guru dituntut mempunyai beberapa kemampuan sebagai berikut
·
Berwawasan luas, menguasai bidang
ilmunya dan mampu mentransfer atu menerangkan kembali kepada siswa.
·
Mempunyai sikap dan tingkah laku
(kepribadian) yang patut diteladani sesuai dengan nilai- nilai kehidupan
(values) yang dianut masyarakat dan bangsa.
·
Memiliki keterampilan sesuai dengan
bidang ilmu yang dimilikinya.
Disini seorang guru diharapkan pandai
berkomunisi, pandai mengasuh dan menjadi teman
belajar bagi siswa untuk tumbuh
dan berkembang, sehingga dapat dikatakan jika terjalinnya komunikasi antara siswa dan siswa, tidak bisa
dilepaskan dari cara sseorang guru menciptakan suasana mengajar yang efektif.
Seorang guru harus mampu membangun
motivasi siswa. Para siswa tidak hanya belajar dari apa yang dikatakan guru,
mereka juga belajar dari totalitas kepribadian gurunya. Oleh karena itu, konsep
diri yang positif akan membuat guru terhindar dari kebiasaan buruk yang
menghambat efektivitas pembelajaran karena kebiasaan buruk ini akan
mempengaruhi kualitas belajar mengajar. Ketika seorang guru banyak menghadapi
persoalan guru efektiflah yang tidak akan dibelenggu oleh persoalan, ia akan
mengubah persoalan menjadi tantangan dan peluang; ia berupaya menjadi
pengendali atas keadaan yang tidak menyenangkan, bukan dikendalikan oleh
keadaan yang tidak menyenangkan.
Reward (hadiah) dan reinforcement
(penguatan) dapat menumbuhkan konsep diri positif bagi siswa. Bila tepat
penggunaanya, para siswa lambat laun menjadi seorang manusia yang dapat
memandang dirinya secara positif dan seorang guru yang bijaksana senantiasa
mengendalikan sikap dan prilaku siswa dengan pendekatan positif pula. Mereka
berupaya mencari dan menggunakan berbagai metode agar dalam mendidik dilakukan
dengan cara” yang efektif, menyenangkan, dan manusiawi. Guru efektif akan berbeda dengan guru biasa, guru efektif
akan memberikan sentuhan yang relatif tepat sasaran dan lebih berorientasi membangun motivasi.
v Salah
satu tolak ukur keberhasilan guru adalah bagaimana ia dapat diterima oleh
murid-muridnya. Bagaimanapun siswa akan menilai bagaimana cara guru mengajar
sejak ia masuk kelas samapi ia menutup pelajaran. Metode mengajar guru yang
kreatif dan penuh inovasi akan selalu ditunggu para siswa nya.
_Aa Gym, penggegas konsep manajemen Qalbu_


Tidak ada komentar:
Posting Komentar